dilema pada konflik dago elos
dilema pada konflik dago elos vs ahli waris muller ketika seseorang mengambil keputusan dengan kesombongan intelektual dan kesombongan peranan posisi sosialnya yaitu dengan menerima tawaran jaringan mafia tanah ini seolah untuk kebaikan masjid dengan tanah wakaf . padahal itu lahan pak bagyo yang dipinjam pak karto ( bapak pak slamet ) untuk masjid . yang luasnya sekitar 700 meter adapun wakaf yang ditawarkan adalah sekitar 100 meter sedangkan tanah yang diambil jaringan ini seluas sekitar 1200 meter yang kemudian hari ( tahun 2024 sekarang ini ) diduga mafia tanah saling gugat atas lahan 6 hingga 7 hektar . Yang mana lahan pak bagyo tersebut terkait karena dijadikan skenario jaringan mafia tanah sebagai hadiah untuk oknum tokoh masyarakat dan tokoh agama . Dan juga sebagai salah satu modus skenario untuk memberikan gambaran bahwa salah satunya ( didi koswara ) adalah pihak yang diberi peran dalam skenario ini seolah sebagai pribumi tuan tanah yang diposisikan sebagai tergugat I yang j...